THE UNDER COVER BOSS - TV PROGRAM@NATIONAL GEOGRAPHIC
"The Undercover Boss" edisi 17 September 2012, yang di tayangkan pada jam 24.00 wib seperti biasa menceritakan pimpinan tertinggi sebuah perusahaan baik CEO ataupun Owner yang menyamar menjadi karyawan baru yang sedang magang atau mutasi dari kantor satu ke kantor lainnya, untuk mendapatkan gambaran nyata sehari-hari di staff bawahnya yang sebagian besar belum tentu pernah melihat atau bertemu dengan pimpinan tertingginya. Walau pimpinan tertinggi tsb juga harus merubah warna rambut dan lain2 untuk lebih menyamarkan siapa dirinya.
Tayangan edisi 17 september, menjadi menarik dan mendapatkan perhatian penulis karena terkait dengan bisnis retail food ( cake & sosis) yang DIWARALABAKAN/Franchise system. Dengan toko-toko yang tersebar di banyak kota di Amerika, si pimpinan merasa perlu mengetahui kondisi pewaralaba mereka. Dengan beberapa stimulan yaitu :
- Store visit toko terjelek dengan omset kecil dan rugi
- Store visit salad satu took terbaik dari sisi onset dan laba
- Franchisee tsb kesulitan keuangan bahkan punya hutang
- Kondisi toko berantakan
- Tidak punya kendaraan delivery khusus untuk mengantar kue2 ke pelangganya
- Karyawan hanya suami/pemilik toko pewaralaba dan istri, karena tidak sanggup membayar karyawan
- Franchisor/pemilik jaringan waralaba membantu franchisee/pembeli waralaba untuk membayarkan sewa bangunan toko untuk 1 tahun ke depan, sehingga cukup membantu keuangan franchisee tersebut
- Membantu renovasi toko & memberikan kendaraan pengiriman yang baru
- memberikan dukungan staff/karyawan yang di gaji kantor pusat sampai keuangan toko tsb kembali normal
- Memberikan hadiah liburan kepada suami/istri franchisee tsb secara gratis sementara tokonya di jaga dan di operationalkan oleh kantor pusat pemilik waralaba
Kunjungan ke toko berikutnya lebih banyak terkait dengan kondisi karyawan. Karyawan yang bekerja keras untuk keluarga dan dengan segala problemanya mendapat perhatian dari BIG BOSS dan langsung diberikan bantuan yang pantas.
PELAJARAN PENTING
- Pimpinan tertinggi perlu mengetahui kondisi bisnisnya sampai lini yang terdepan, bukan hanya berdasarkan laporan staf2
- Membantu memberikan solusi perbaikan pengelolaan bisnis sampai kepada bantuan financial baik free maupun dalam bentuk loan
- Dari hasil kunjungan tersebut, maka pimpinan pusat perlu merubah beberapa sytem yang di rasa sudah tidak sesuai dengan perkembangan dan menjadikan visit ke lini terdepan dalam sebuah bisnis proses sbg ajang untuk melakukan inprovement atau perbaikan2 dalam bisnisnya
Di INDONESIA SECARA UMUM " KENALKAH PEMILIK PERUSAHAAN/CEO DENGAN MASING-MASING PEWARALABANYA/FRANCHISENYA?" Sebuah PR besar dalam system waralaba kita.
0 komentar:
Posting Komentar