TINGGALKAN & LUPAKAN


"Jika sesuatu tidak berfungsi, maka perbaikilah. Dan jika tidak dapat di perbaiki, maka buanglah"
- by Dennis Highby, CEO Cabelas

Catatan blog hari ini terinspirasi dari sebuah artikel yang mengulas bahwa " keberhasilan sebuah perusahaan bukan saja karena apa yang mereka lakukan, tetapi yang juga sangat penting adalah apa yang mereka tidak lakukan.

Mari kita merenung sebentar mengenai kondisi di perusahaan dimana teman2 bekerja saat ini, bahkan jika ada teman2 yang sudah masuk level sebagai pengusaha. Seberapa banyak waktu yang kita buang dalam usaha melakukan evaluasi kepada sebuah program kerja yang tidak berhasil memacu kinerja perusahaan atau divisi tempat anda bekerja? Pengalaman saya sendiri, dimana saya menghabiskan waktu berjam2 bahwak berhari-hari untuk melakukan evaluasi kenapa sebuah rencana kerja yang telah saya susun sedemikian rupa, kemudian saya melakukan kontrol yang intens dalam pelaksanaanya, tidak  berhasil seperti yang saya harapkan.

Saya terjebak bahwa perencanaan yang saya pikir baik, haruslah menghasilkan baik. Saya tidak bisa menerima kenyataan bahwa perencanaan saya tidak berhasil sesuai harapan. Waktu saya habis untuk melakukan analisa, mencari2 penyebabnya dan mencari2 alasan2 yang harus saya sampaikan kepada executive diperusahaan tempat saya bekerja, sehingga saya justru kehilangan waktu untuk hal-hal penting lainnya yang justru setelah saya sadari lebih efektip jika di lakukan akan membawa dampak baik kepada sasaran yang ingin saya capai.

Setelah membaca artikel tersebut, saya menyadari bahwa evaluasi atas kegagalan sebuah program kerja itu tetap baik dan wajib mendapatkan kesempatan ke-2 untuk dicoba kembali. Tetapi jika tetap tidak memberikan hasil sesuai harapan, maka program kerja tsb harus kita tinggalkan dan lupakan dan dengan cepat mencari cara2 baru untuk meningkatkan kinerja perusahaan.

Demikian juga dengan perusahaan yang menjual product. Dari sekian banyak product yang ada di rak pajang toko, jika ada satu atau lebih product yang tidak menghasilkan keuntungan yang diharapkan, maka lepaskanlah dan lupakan. Kemudian retailer dapat mencari product pengganti dengan cepat yang di perkirakan akan lebih menguntungkan dibanding product sebelumnya.

Pemahaman seni untuk "melepaskan" atau " melupakan " jangan disalahpahami sebagai sebuah cara kerja yang terus menerus mencari strategi2 baru. Semua strategi layak untuk mendapatkan peluang ke - 2 jika pada awalnya strategy tersebut diyakini akan mendatangkan keberhasilan. Tetapi perusahaan juga jangan terjebak terlalu lama dalam sebuah strategy kerja yang sudah jelas tidak mendatangkan hasil sesuai harapan, karena yang ada adalah pemborosan waktu dan energy untuk mempertahankan sesuatu hal yang sudah terbukti "rusak"

Berikut petikan pelajaran dari :
~ Pat Tracy, CEO Dot Foods
~ Dennis Highby - CEO Cabelas

  • - Jika sudah rusak, buang saja
  • - Jika sesuatu itu tidak berhasil, - tinggalkanlah
  • - Jangan mempertahankan cara2 lama
  • - Pendekatan tradisional jarang menghasilkan sesuatu yang luar biasa untuk masa kini
SELAMAT BELAJAR



0 komentar:

Poskan Komentar

Viewer

Diberdayakan oleh Blogger.