RETAIL INTERMEZO - PAMEO " RETAIL IS DETAIL" ITU DULU. WHATS GOING NOW

RETAIL IS DETAIL, sebuah ungkapan akan betapa pentingnya melihat, mencermati dan mencari solusi dari setiap detail-detail pekerjaan dalam business retail. Ungkapan tersebut pertama kali di populerkan oleh salah satu tokoh retail business terkemuka di Indonesia, Bp. Pudjianto. Sangat bisa di pahami pada saat beliau mengatakan hal tsb, karena pada saat business retail mulai menggeliat di era tahun 90-an, masih sangat sedikit informasi yang ada untuk melakukan pengembangan business retail di Indonesia. Sehingga pada saat tersebut, beliau membedah secara mendalam informasi apa saja yang dibutuhkan dalam bisnis retail yang bisa mendorong pertumbuhan bisnis retail lebih cepat lagi.

Dengan perkembangan teknologi saat ini, dimana semua pelaku bisnis retail bisa dengan cepat meniru apa yang dilakukan pesaing, informasi apa yang pesaing miliki yang tidak kita miliki dan lainnya, maka persaingan dalam bisnis retail semakin tajam. Sehingga pada akhirnya sangat sulit untuk melakukan differentiation.

Dengan kondisi seperti ini, bagaimana perusahaan retail mengembangkan bisnis mereka. Maka dari diskusi yang penuh kopi pada suatu pagi, maka kondisi bisnis retail di Indonesia saat ini sudah bergerak dalam phase selanjutnya yaitu :

RETAIL IS : NUMBER OF STORE
Coba kita amati persaingan dibisnis retail saat ini, maka semua pemain retail disemua format dari hypermarket sd minimarket gencar melakukan expansi ke luar pulau jawa. Melakukan penetrasi sampai ke kecamatan bahkan desa2 yang jika di bedah secara mendalam, " belum tentu toko yang dibuka tsb menguntungkan secara business". Kenapa hal ini dilakukan :

  • Retailer chain ( jaringan retail) mempunyai skala economy ( economic scale). Pada jumlah toko dan volume sales berapa, maka bisnis retail tsb menguntungkan.
  • Margin/gross profit perusahaan retail khususnya grocery retailer sangat tipis, maka tentunya dibutuhkan volume yang cukup besar supaya bisa menutup biaya-biaya yang ada.
  • Volume bisa dicapai jika number of store pada titik berapa?



RETAIL IS ABOUT OTHER SERVICES OFFERING.
Pada saat product yang ditawarkan sama, harga yang didapat konsumen juga relatif sama, strategy lokasi penyebaran toko juga sama, maka retailer akan memasuki phase Other services atau jasa-jasa atau servis2 lain yang ditawarkan untuk memikat konsumen tetap berbelanja ke retailer tsb. Other services bisa beraneka macam :

  • Mulai jual ticket kereta api, ticket konser musik, ticket pesawat, pembayaran listrik, telepon, pulsa electronic dll
  • Apalagi yang ditawarkan ke konsumen diluar core business atau bisnis inti dari retailer tsb??
Kondisi2 diatas, adalah phase normal yang akan dilalui pada setiap pelaku bisnis retail yang sudah memasuki siklus Maturity. Maka retailer hendaknya mulai melihat kepada Total Quality store business, karena titik tertentu, store expansion bisa salah dan akan fatal akibatnya.

Selamat belajar


0 komentar:

Poskan Komentar

Viewer

Diberdayakan oleh Blogger.